Toto's posts with tag: ubuntu

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ubuntu
Blog EntryKagok....Aug 15, '08 9:09 AM
for everyone
Assalamu'alaikum....
Bismillah....

Sebuah blog, menurut Otto, layaknya sebuah log, mencatat apa yang dicatat oleh si pemilik blog. pengalaman, cerita, cerminan hati, curahan perasaan, buah pikiran menghasilkan sebuah karya tulis yang memiliki cirinya cendiri.
Siapa saja bebas menulis apa, selama tidak SARA, menyinggung perasaan suatu golongan. Kedewasaan serta sikap berhati hati dalam menulis di tuntut dalam dunia yang seakan tidak ada aturan ini.
Selalu saja ada keluhan, menulis itu sulit, padahal, menulis sama mudahnya dengan kita berbicara. Berbicara menggunakan mulut, sedangkan menulis menggunakan jemari. Isinya khan sama, curahan hati dan olah pikir dari otak.

Hanya tinggal membiasakan. Kebiasaan menulis akan membisakan kita menulis. Kebiasaan menggunakan Ubuntu, saat terpaksa menggunakan windows, kagok lagi....
Ha..ha.......
Terbiasa menggunakan Ubuntu yang udah nyiapin hampir semua kebutuhan dasar sebuah desktop, saat kembali menggunakan windows hanya sekedar untuk meng-up-date AVG-nya, lupa hampir sebagian cara kerja windows.

Kemarin, dari toko hanya membawa bluetooth dongle untuk koneksi dengan G502. Enggak kepikiran bila windows tuch butuh driver untuk menjalankan bluetoothnya, wong di ubuntu cuman colok, langsung jalan. Jadi sesampainya di rumah, dengan nyantai nyalain windows, pas hendak menyolokin bluetooth, baru kepikiran bila enggak membawa driver. Haidyuuuuhhhhh......., tunda lagi dech up-datenya....

Jadi hari ini bawa kabel data azah, khan PC-Suite tinggal diinstal....

Ngetik tulisan ini sambil up-date AVG-nya....

Bila sudah terbiasa, mencoba yang lain kok rasanya jadi aneh ya...

Wassalam....

Blog EntryHasilnya agak aneh...Aug 14, '08 7:31 PM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah...

Kelopak mata ini masih terasa berat, namun demi kepuasan hati, Otto menunda tidur pagi. Ini hari ke 3 Otto tidak tidur di rumah, jadi setelah subuh-an, pulang, bobok. Karena di rumah yang Otto jaga itu, selalu saja Otto kesulitan tidur, entah itu ada suara-suara gangguan dari "den bagus" tikus yang mencicit atau nabrak sesuatu di dapur atau mengerat sesuatu di gudang. Belon lagi suara dentang jam bandul yang tiap 15 menit berbunyi. Haidyuuuuuh..., susahnya memejamkan mata.

Karena hal itu, Otto jadi enggak bisa online dari rumah, kemarin malam melakukan pengaturan lagi pada G502 Otto. Ternyata Otto masih menggunakan pengaturan untuk kartu Simpati di mana Username dan password untuk pengaturan koneksi internet masih tertera.
Username: wap
Pasword:wap123

Tadi malam, setelah ngobrol bentar dengan Pak Paedi, beliau ngasih saran pengaturan di ponsel, dengan merujuk ke Halo beliau. Beliau khan juga menggunakan G502, meski belon terlalu puas dengan kecepatan yang disajikan. Pagi ini Otto cuba koneksi dengan pangaturan dari ide beliau.

Padahal....., pengaturan G502 yang baru tidak jauh beda dengan pengaturan yang Otto lakukan terhadap Ubuntu, yaitu mengosongi username dan pasword
Username :
Pasword :
namun hasil yang Otto peroleh malah aneh, ini hasilnya.....



Baudrate pada pengaturan wvdial.conf cuman Otto kasih di angka 912800, yang standarnya 406800.

Kecepatan maksimal yang diberikan oleh Telkomsel untuk paket yang Otto pilih adalah 256 kbps, kok disini lebih dari 256 kbps? Sebenarnya gimana sich pengukuran kecepatan koneksi ini...??? Padahal bila menggunakan speedtest yang ini enggak pernah lebih dari 256 kbps

Telkomsel pasti bingung bila ada pelanggan yang seperti Otto. Dikasih kecepatan rendah, nulis rendah, dikasih kecepatan tinggi, nulis kok melebihi kecepatan yang semestinya. Repoott....
Ha..ha......

Oh iya..., nanti siang, insya Allah setelah jum'atan, Otto harus mendatangi GraPARI nich..., ada kekhawatiran bila pemakaian internet yang selama ini Otto gunakan tidak berada dalam kondisi Flash, namunWAP, yang akan ditagihkan. Bila kondisi flash khan masuk dalam paketan, jadi free. Dikarenakan Halo Chek (*888# dan *889#) enggak berjalan, jadi wajar donk bila terselip rasa khawatir. Khan milih paket hemat ini supaya tagihan enggak membengkak...., tul khan....

Wassalam.....

Blog EntryOtto ft. TelkomselflashAug 14, '08 5:20 AM
for everyone
Assalamu'alaikum.....
Bismillah....

Haidyuh....., alhamdulillah jas hujan selalu ada di bagasi Mio, bila tidak, bisa basah kuyup nich. Pas masih di jalan, kok ya mak bresss...., air tertumpah dari langit nan kelabu. Sedikit basah sich..., lha wong turunnnya tanpa woro-woro, langsung bress gitu....

Semoga yang di pilem "The Day After Tomorrow" enggak terjadi dalam 25 tahun ini. Ngeri booo, bila orang China berduyun-duyun ke selatan...

Judul enggak nyambung dengan paragraf pembuka..., emang sengaja....

Terhitung semenjak tanggal 13 Agustus 2008, Otto secara resmi menggunakan Kartu Halo dari Telkomsel sebagai salah satu bagian dari alat komunikasi Otto. Kartu Halo ini Otto pasangkan dengan Sony Ericsson G502 dan difungsikan sebagai koneksi internet, menggantikan Speedy. Seperti yang Otto tulis pada bagian ini, sekarang total menggunakan Halo.
Harapan ternyata harus tenggelam padan kenyataan. Masih bisa tersenyum, karena menyadari di mana Otto hidup dan bekerja. Sadar sepenuhnya... 

Pada posting sebelum ini, Om Edwin menanyakan apakah koneksinya bagus. Otto jawab dengan postingan ini.
Monggo diperhatikan gambar berikut:

Itu yang Otto dapatkan.

Supaya berimbang, Otto sampaikan juga peralatan yang Otto gunakan:
Komputer : Celeron, CPU 733, RAM 512
OS : Ubuntu Hardy Heron
Ponsel : Sony Ericsson G502
Bluetooth : ESS-388
3G/UMTS : Tertera pada layar ponsel
Operator : Telkomsel - Halo Bebas Abonemen
Paket : Unlimited 256 kbps (nyuba yang murah, cuman 125 rebu sebulan)

Wassalam


Blog EntryBisa...., udah bisa.... Aug 14, '08 2:13 AM
for everyone

Assalamu'alaikum...

Bismillah....

Setelah bergumul dan bergulat dengan segala kesenangan dan kegembiraan yang dibalut ama sedikit bumbu kebingungan, Otto berhasil melakukan konfigurasi dial-up telkomselflash menggunakan Soner G502 Otto. 

Yang lebih menyenangkan lagi adalah, Otto juga berhasil membuat komputer Celeron dengan distro Ubuntu tersebut menjadi router. Seneng..., aseli seneng....

Karena tidak memiliki ilmunya, maka Otto harus keluar masuk forum Linux serta ubuntu forum untuk mendapatkan ilmunya. Dan inilah hasilnya...

Pertama, kita mendeteksi adanya ponsel yang hendak kita jadikan modem dengan perintah:

~$ sudo hcitool scan

Maka akan kita peroleh daftar ponsel yang kita cari. Otto mendapatkan alamat MAC G502 Otto "00:1E:DC:EA:B0:BE" yang jelas berbeda dengan ponsel Anda.

Langkah selanjutnya adalah melakukan editing pada file rfcomm.conf. Perintah yang diberikan melalui jendela terminal:

~$ sudo gedit /etc/bluetooth/rfcomm.conf

Dan inilah hasil editing pada Celeron. Bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang Anda peroleh di lapangan...

#
# RFCOMM configuration file.
#

rfcomm0 {
    # Automatically bind the device at startup
    bind yes;

    # Bluetooth address of the device
    device 00:1E:DC:EA:B0:BE;    <-- Alamat MAC

   # RFCOMM channel for the connection
    channel    1;  <-- Chanel yang kita peroleh dari perintah ~$sudo sdptool browse 00:1E:DC:EA:B0:BE

    # Description of the connection
    comment "Toto";

}

 

Lalu....., kita lakukan editing pada wvdial.conf. Perintahnya...

~$sudo gedit /etc/wvdial.conf

Dan inilah hasilnya...

[Dialer Toto.BT]  <-- untuk koneksi menggunakan Bluetooth
Modem = /dev/rfcomm0
Phone = *99#
Username = ''  <<-- blank, permintaan dari Telkomsel, bisa disesuaikan dengan operator
Password = ''  <<-- blank, permintaan dari Telkomsel, bisa disesuaikan dengan operator
New PPPD = yes
Dial Command = ATDT
Baud = 1381800
Dial Command = ATDT
Init1 = AT
Init2 = ATZ
Init3 = ATM0
Init4 = at+cgdcont=1,"ip","internet"  <<-- "internet" adalah apn, bisa disesuaikan
FlowControl = crtcts
Modem Type = USB Modem

[Dialer Toto.Cab]  <<-- bila ingin koneksi menggunakan kabel data
Modem = /dev/ttyACM0
Phone = *99#
Username = ''
Password = ''
# New PPPD = yes
# Dial Command = ATDT
Baud = 1381800
Dial Command = ATDT
Init1 = AT
Init2 = ATZ
Init3 = ATM0
Init4 = at+cgdcont=1,"ip","internet"
# FlowControl = crtcts
Modem Type = USB Modem

 

Selesai dah....

Tinggal manggil azah..., apa kebutuhannya

Semisal karena kondisi baterai tinggal dikit, ya..., koneksi menggunakan kabel data azah:

~$wvdial Toto.Cab

Bila pengen pake bluetooth, ya ubah sedikit:

~$wvdial Toto.BT

Untuk menghentikan hubungan, berikan azah perintah CTRL+C di jendela yang sama, selesai dah.

Untuk menjadikan router, tulisannya laen hari azah ya....

Semoga membantu

Wassalam

Bahan bacaan:

1. Forum Linux

2. Forum Ubuntu



Blog EntryKarena isengJul 3, '08 12:07 AM
for everyone
Assalamu'alaikum.....
Bismillah....

Yup..., ini karena iseng azah, karena waktu yang tersedia hanya cukup untuk iseng.
Iseng emang menyenangkan, apalagi bila menghasilkan sesuatu yang memuaskan rasa dahaga keingin tahuan.

Meski Otto udah mendapat distro Ubuntu Hardy Heron secara lengkap, masih azah iseng mencuba request di ship it untuk mendapatkan disk Hardy-nya....

Daaa........nnnnnn...., hari ini, tanggal tertera, bingkisan itu hadir...., tanpa ada biaya sedikitpun...


 
   


Alhamdulillah.....



Blog EntryMaen-maen....Jun 9, '08 11:45 AM
for everyone
Assalamu'alaikum.....
Bismillah.....

Please..., katakan kepadaku kalo Linux itu enggak asyiiik....
Please....
Please..., katakan bila banyak pilihan malah bikin bingung.....
Please....

Weleh..weleh.......

Dalam keterpurukan ekonomi, entah karena apa, apa karena MOG dengan Giant-nya baru azah di buka yak..., Otto masih menyempatkan diri bermain dengan Ubuntu Blekok....

Permainan hari ini adalah instalasi Google Earth, Opera dan Installjammer.
Google Earth..., Otto kalah..., karena selalu Logout-login. Masih terlalu tangguh bagi Otto...
Opera..., libas azah..., dengan senyam-senyum dan bersenandung lirih lagu-lagu Iwan Fals.
InstallJammer..., sepertinya seri dech...., berhasil nginstall, cuman kemudian mentok ini aplikasi gimana mengoperasikannya....

Google Earth, Otto mendapatkan binary file, apa ya binnary file itu..., pokoknya extensinya bin, yang artinya instalasi tidak dilakukan dengan cara add/remove program atau menggunakan sypnatic. Namun menggunakan perintah lisan, chmod +x namapalikasi.bin. Lalu instal dengan perintah ./namaaplikasi.bin.
Otto sarankan, menempatkan file .bin nya di folder dimana hendak digunakan. Otto membuat folder baru. Disini nich kalo Otto: /home/toto/Programs. Demi kerapihan...

Opera..., aplikasi web browser, tahu donk....
Bersanding tidak terlalu mesra dengan sang Musang, aplikasi ini relatif mudah instalasi di Blekok, karena menyertakan paket instalasi debian (.deb), jadi bisa instalasi melalui sypnatic. Wes hewes hewes..., bablas instalasine.....
Bisa berjalan seperti yang diharapkan...

InstallJammer...., kalo yang satu ini sich..., katanya untuk bisa melakukan instalasi lintas platform. Enggak jelas juga maksudnya, karena Otto cuba install Google earth liwat dia..., InstallJammer emoh nginstall. Lalu..lalu....
Installjammer, installernya juga berextensi bin, jadi caranya sama dengan yang Otto lakuin terhadap GoogleEarth.

Untuk yang Google apa karena monitor atau VGA-nya ya kurang mendukung. Besok atau kapan lach nyuba di rumah, karena resolusi layar yang dirumah udah bisa Otto tingkatkan ke 1024 x 768, dan mungkin masih bisa dinaikkan lagi. Mending, dibanding dengan 800 x 600 saat awal instalasi....

Wassalam.....

NB:
Heron sebangsa burung leher panjang seperti Blekok, meski enggak bener-bener sama, sedikit banyak Otto paksakan....


Blog EntryDuh..., repotnya....Jun 7, '08 10:52 AM
for everyone
Assalamu'alaikum....
Bismillah....

Final Euro 2008 sebentar lagi dimulai loh..., pasar taruhan udah panas, dan yang menjadi perbincangan di hari pertama ini adalah Portugal. Bagi yang melek bola lebih memperhitungkan Portugal akan mengalahkan Turki, meski belon sampai menggulung apalagi menggunduli. Namun, dalam taruhan tidak segampang itu..., karena ada aturan yang njlimet-mumet-membingungkan.

Bagi Otto..., EGP...... (jadi teringat ada tulisan tentang bola yang belon selesai)

Sore hari tadi saat jam istirahat, juragan lanang mendapatkan maenan baru, dan seperti biasa, Otto nimbrung dengan penuh rasa ingin tahu, kalo enggak bisa dibilang mengganggu kesenangan orang laen. Juragan memasang CCTV untuk SCA-2 yang bisa diakses melalui jaringan, melalui kode akses 192.168.1.100, dan hanya bisa menggunakan Internet Explorer. MENJENGKELKAN......

Dan yang lebih menjengkelkan adalah bahwa saat mengetahui bila alamat tersebut diakses oleh 2 atau lebih komputer, maka hanya 1 saja yang bisa mengakses. Supaya komputer yang lain bisa mengakses, maka alamat 192.168.1.100 harus dijadikan Gateway, yang artinya enggak akan bisa internetan dimana gateway yang digunakan adalah 192.168.1.254.

Penyelesaiannya adalah harus ada satu komputer switch. Satu hal yang enggak akan terlaksana, karena komputer di SCA-2 full-book semua.

Karena pengen...., maka Otto dengan senangnya menginstall Wine (lagi) supaya bisa membuka Internet Explorer. Wine udah terbuka, IE-nya (bawaan dari Wine) enggak bisa terbuka karena (sepertinya) dukungan prosesor dan memory dari komputer Otto yang tidak memadai.

Oh..., iya....

Ngingetin azah, bagi teman-teman yang hendak menambah aplikasi, mohon untuk memindah server dari Indonesia ke USA atau server utama, karena beberapa library Ubuntu dari server Indonesia belum tersedia.

Kerepotan berikutnya adalah, aplikasi pengintai untuk Toko Mobistore yang hendak dipasang hanya bisa berjalan di platform Windows.

Halach...., hare gene enggak memberi pilihan bijaksana.....

Itu artinya akan ada pengeluaran baru untuk membeli sebuah operating system yang kosong melompong. Jelas sangat banyak aplikasi yang harus ditambahkan untuk menopang serta menjaga kesinambungan jalannya operating system tersebut.

Menyedihkan....

Antivirus (mungkin Avast), OpenOffice.Org (orang kantoran butuh tuch), FireFox (tidak bisa internetan tanpanya), selebihnya belon kepikiran, pokoknya yang halal.

Sesaaat...!!!! Menyusahkan sekali sich.....

Godaan paling besar bagi Otto bila sudah ada Wine adalah, menerjang semua aturan yang ada dengan melakukan instalasi aplikasi atau permainan bajakan yang banyak di wilayah windust tersebut... 

Wassalam....

Assalamu'alaikum....
Bismillah.....Sehari kemarin Otto udah cerita kalo barusan nginstall Xubuntu, alternatif dari Ubuntu yang menggunakan desktop XFCE. Ulasan di posting sebelum ini, Otto tulis bila Xubuntu ditujukan untuk komputer yang katrok, lawas, lambat, lemot, dan itu tidak salah, karena Xubuntu ringan dalam pengoperasian.

Cuba, Shinichi Kudo protes kalo kata cuba tuch mirip dengan orang Malingsia, coba kita amati perkakas di dalamnya.

Selain penampilan yang ringan, ehm..., boleh dikatakan enggak mewah sama sekali, seperti Gnome kan.

Ada begitu banyak fasilitas yang dipangkas pada distro ini, yang cukup mengganggu bagi Otto. File manager yang tidak lagi mengenali komputer lain di jaringan. Hardisk juga enggak di kenali di folder media secara langsung, mungkin butuh di mounting dulu. Awan kelabu bagi new comer....

Tidak ada add-remove program, meski ada synaptic. Untuk seorang awam, synaptic bukanlah perkakas yang bersahabat..., cenderung menakutkan, dengan berbagai istilah yang bikin kepala cemut-cemut. Lebih mudah bila add-remove program disertakan. Ini lebih nyaman bagi yang baru mengenal Ubuntu

Aplikasi office.., meski tidak mengusung Open Office, masih layak untuk digunakan, mengingat XFCE khan hadir untuk keringanan. Ini juga menandakan bila Open Source tuch ada demikian banyak alternatif, enggak melulu itu..itu azah.

Pengaturan dislpay, seperti distro-distro yang laen..., jangan berharap menemukan hal yang memudahkan pengaturan resolusi layar. Otto menggunakan NVIDIA RAM 128, dengan 128 bit, tetep maksimal resolusi 800x640. Menyebalkan, bukankah begitu....
Bagi yang awam...., ini sangat menggoda untuk tidak lagi menggunakan Linux...
Cilaka.....

Walau XUbuntu telah hadir sedari Ubuntu 5.10 kode Breezy Badger, namun perkembangannya tidak seperti yang diharapkan, karena pada dasarnya setelah Otto rasa, masih lebih baik menggunakan Ubuntu,mengingat fasilitas yang lebih lengkap.

Apalagi setelah instalasi Ubuntu 8.04, kecepatan di berbagai lini aplikasi enggak jauh beda. Jadi untuk apa susah-susah menggunakan Xubuntu, bila harus melakukan instalasi banyak hal untuk bisa bekerja dengan nyaman, bila di Ubuntu telah tersedia.

Kesimpulan: Xubuntu hampir mengecewakan XFCE karena masih jauh panggang daripada api. Meskipun sebagai desktop alternatif, paling tidak fasilitas umum yang ada pada KDE dan atau Gnome disertakan, tidak sertamerta dihapus yang malah mengganggu.

Wassalam

Blog EntryHardisk mati....Jun 4, '08 1:10 AM
for everyone
Assalamu'alaikum....
Bismillah.....

Ada-ada azah kelakuan bila pengen menarik perhatian Otto. Sering komputer di toko tuch berulah. Saat Otto sakit..., ada azah yang enggak beres, jadi Otto harus menahan sakit untuk membetulkan dirinya.

Pagi ini berencana meng-up-grade Celeron Otto dari FF ke HH. Motherboard bersedia membaca hardisk, namun tidak bersedia booting, tidak ada GRUB sama sekali..., cuman kelip-kelip kecil di pojok kiri atas monitor. Menggunakan CD-Live HH, hardisk mau kebaca, termasuk file-file system. Mencuba instalasi...

Ini bagian yang enggak Otto mengerti. HH seakan tidak membaca HD, ada pesan kesalahan pada ATA1, menggunakan distro turunan ubuntu apapun. EDHIYAN....

Opo orak mumet....

Putus asa..., Otto nyomot HD yang berisi windust, berharap HD terbaca..., dan alhamdulillah, HD Otto terbaca..., jelas cuman data..., yang EXT3 khan kebacanya enggak dikenali...
Satu klik dari Otto, menghancurkan seluruh data di HD :Delete Logical Drive...

Bagoooeeeezzzzz.....

Cuman..., setelah itu...., instalasi HH berjalan dengan normal....

Ada apakah gerangan....???

Ach..., gak masalah..., pokok Ubuntu udah terinstall dan berjalan dengan baik..., untuk data..., tinggal dibalikin azah dari back-up. Beres khan...

Wassalam....

Blog EntryUnplug-nya engga bisaJun 3, '08 8:35 PM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

Pagi-pagi beli bubur kacang ijo yang liwat depan rumahku. Lumayan..., anget-anget menambah sedikit nafsu sarapan, yang masih nanti. Enaaakkk.....

Selamat pagi pembaca setia...., weeee....., gimana kabar dikau-dikau sekalian tadi malam.....
Semoga pagi ini bisa berangkat tidur dengan tenang ya, bagi yang OP shift malam atau yang kebagian jaga server malam. Dan bagi mereka yang bersiap beraktifitas..., Otto ucapkan selamat beraktifitas, jangan lupa berdo'a dan mengarahkan pikir bahwa kita itu berangkat bermain untuk dibayar, bukan berangkat bekerja.
Ehm..., inspirasi dari sini nich..., silakan tengok....

Pagi ini ada beberapa hal yang bikin Otto seneng.
Pertamax, Otto berhasil melakukan instalasi Xubuntu 8.04, Ubuntu desktop yang mengusung XFCE untuk pertama kali. Biasanya khan Gnome (di usung oleh Ubuntu) atau KDE (di usung oleh Kubuntu). Karena ditujukan untuk penggunaan komputer katrok, maka sangat banyak fasilitas dari Ubuntu yang tidak disertakan, tapi bisa kita tambahkan sendiri, bila pengen. Seperti beli makan di warung Tegal gitu loh..., bila pengen..., ambil azah, cuman dipungut biaya akses internet azah. Selebihnya... GRATIZZZ..

Keduax, Setelah sholat subuh, instalasi Ubuntu Hardy Heron, untuk menggantikan Feisty Fawn yang hampir 1 tahun menemani Otto,  lancar, tiada aral sama sekali. Dungaren komputer Otto bersahabat....

Yang bikin seneng di Hardy Heron, sebut saja HH, adalah disertakannya Mozilla Firefox 3 Beta 5, secara Otto masih menggunakan Firefox 2.0.X untuk yang di toko.
FF3 ini memberikan begitu banyak kemudahan dalam pengaturan add-ons, meski, beberapa add-ons tua belon bisa diaplikasikan di sini, contoh yang mengganggu adalah unplug, add-ons untuk membaca play list MP3 di multiply dan banyak situs....

BTW, secara over-all, selama 3 jam pemakaian, Otto merasakan kesenangan, seperti awal berhasil melakukan instalasi FF selama hampir 2 jam di komputer ini. Sekarang..., betul-betul diberi kemudahan, memangkas sekian banyak pintu birokrasi.

Cuman..., sekali lagi cuman..., Wine nya belon bisa terinstall secara benar, karena data .deb wine untuk HH di server Ubuntu belon ada, lagi di update kali ya....


Blog EntryPembakaran....Jun 3, '08 10:14 AM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah...

Alhamdulillah..., hari ini kerjaan lancar meski omzet belum menunjukkan perbaikan, namun kami percaya dengan strategi yangtepat dan kerja keras tanpa kenal lelah, omzet akan bisa kembali normal.

Hari ini Otto melakukan pembakaran terhadap 2 distro dan 3 judul pilem yang telah Otto konvert menjadi format RMVB untuk koleksi pribadi.

Dua distro yang Otto maksud adalah:
1. Mandriva 2008-1
    1.1. Mandriva KDE 2008-1
    1.2. Mandriva XFCE 2008-1
2. Ubuntu 8.04
    2.1. Kubuntu 8.04 (desktop KDE)
    2.2. Kubuntu KDE 8.04 (?)
    2.3. Ubuntu 8.04 (desktop Gnome)
    2.4. Ubuntu Server 8.04
    2.5. Xubuntu 8.04 (desktop XFCE)

Pilem yang Otto burning
1. Bourne Identity
2. Bourne Supremacy
3. Bourne Ultimatum

Menggunakan Brasero bawaan Linux Mint. Cepet juga, rata-rata 4 menit untuk membakar sebesar  600 mega Byte. Dengan hal ini..., sepertinya Linux Mint akan Otto pertahankan  untuk sementara waktu, melihat apakah Xubuntu mampu melibas kecepatan  pembakaran dari Linux Mint. Belom tahu juga, Xubuntu menggunakan fasilitas burning apa. Bila sama-sama menggunakan Brasero...,  kemudian file manager bisa terhubung ke LAN, maka akan milih Xubuntu..., tapi lihat nanti dulu.

Tentang Bourne, karena Otto senang pilem ini, maka pilem ini adalah pilem pertama yang Otto taruh di hardisk, yang makin habis, karena itu berinisiatif Otto pindahkan ke media cakram, hingga kapasitas HD bisa terjaga. 80 GB ternyata sedikit bila terus-terusan mengkoleksi pilem.

Masih ada beberapa pilem yang menunggu dipindah ke media cakram, seperti The Mummy dan The Mummy Return, Indiana Jones tiga-tiganya, National Treasure dua-duanya, dan masih banyak lagi.....

Besok..., Otto pengen tahu, ada apakah di Multiply ini, karena janji akan ada penampilan spektakuler. Berharap azah bisa bikin ketawa.

Malam Ini..., Otto memulai melakukan pemilahan terhadap cakram Linux yang hendak Otto hibahkan kepada teman, karena tempat disknya udah enggak mencukupi, jadi tinimbang enggak Otto pakai, khan lebih baik diserahkan kepada yang lebih pengen. Dhuafa Linux....

Lumayan sich..., untuk tambah-tambah ilmu...., tambah pengalaman.....
Seneng bila ada belia yang bersedia untuk sedikit keluar dari pakem proprietary...

Wassalam....



Blog EntryRegularly dayMay 29, '08 11:59 PM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)

Semakin hari semakin kurasa bila hidup ini menjadi seperti robot. Rutinitas ya itu-itu azah. Bobok, bangun, kerja, bobok lagi. Masih bersyukur memiliki kerja. Pas sekolah dulu enggak kepikiran bila hidup itu ternyata membosankan. Apakah emang Otto yang membikin hidupnya  jadi membosankan, ataukah Otto di harapkan menemukan hal-hal yang tidak membosankan..?

Entahlah....

Menengok kebelakang juga tampak bahwa yang dialami juga itu-itu azah. Adakah yang laen...? Enggak ada tuch....

Berhenti mengeluhkan hidup robotik, mari mengeluh yang laen.

Teknologi broadband membawa cakrawala baru dalam dunia hiburan. Walaupun demikian, karena di Indonesia sewa broadband masih cukup tinggi, maka belum bisa diharapkan akan baiknya mutu siaran streaming yang menggunakan jalur broadband. Namun cukuplah untuk dinikmati saat di ruang kerja tidak ada layanan televisi

Berikut, Otto tuliskan alamat TV Streaming Indonesia yang sudah Otto coba:


Televisi URL Windows Linux 
Metro TV
rtsp://202.58.181.190/broadcast/metro
- Media Player Classic (disarankan)
- Real One Player
- MPlayer (Ubuntu) 
Trans TV rtsp://202.58.181.190/broadcast/trans- Media Player Classic (disarankan)
- Real One Player
- MPlayer  (Ubuntu)
SCTV
rtsp://202.58.181.190/broadcast/sctv - Media Player Classic (disarankan)
- Real One Player
- MPlayer  (Ubuntu)
RCTI rtsp://202.58.181.190/broadcast/rcti - Media Player Classic (disarankan)
- Real One Player
- MPlayer  (Ubuntu)
Global TV rtsp://202.58.181.190/broadcast/global - Media Player Classic (disarankan)
- Real One Player
- MPlayer  (Ubuntu)

Mengeluh-mengeluh....

Manusiawi kan..., atau tidak.....

Enggak tahulah.....

Wassalam....

Blog EntryWhoalach....May 27, '08 3:53 AM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)

Ada link nich....
1. Nuh: Open Source dan Proprietary Diharap Akur
2.
Onno Pertanyakan Nyali Open Source Pemerintah
3. Hemat Cost, Pemerintah Terapkan Internet Infrastruktur Sharing

Otto nich...., kok pengennya komentar seee.....
Dibayar wae ora..., kok komentar ae.....
Lumayan lek dibayar koyok komentator ndhek tivi kelir....
Sugih..., ora kesel....., asal mengo....., padahal lek di seleh dadi posisi sing dikomentari yo ra iso....
Suwe-suwe Otto ditapok wong sak kampung....

Pemerintah bagi kami rakyat adalah acuan bagaimana kami menggunakan sesuatu. Bila pemerintah menggunakan bajakan, kami juga merasa sah-sah saja menggunakan bajakan. Bila pemerintah merasa santai membuang devisa untuk sesuatu yang sebenarnya bisa didapat dengan gratis tanpa mengeluarkan devisa, kami juga tidak akan peduli apa yang kami beli tersebut bila menghabiskan devisa.

"
Selama ini, keberadaan software proprietary (berlisensi) dan software open source kerap dijadikan bahan tandingan. Pendukung dari masing-masing kubu sama-sama menggaungkan keunggulan."

Ini adalah salah satu bentuk model pemasaran. Walau bagaimanapun, suatu produk harus dipasarkan, dan masing-masing unsur dalam pemasaran memiliki caranya sendiri untuk memasarkan. Masing-masing memang memiliki keunggulan, Otto percaya itu.

Bila terjadi pertandingan dan perbandingan, face-to-face impact, harus secara bijaksana siapa yang melakukan. Otto sendiri tidak bisa netral, karena cenderung ke arah Open Source, meski masih hidup sebagai amfibi.

"Di kesempatan yang sama, disepakati penandatangan bilegal tentang penggunaan software legal oleh 18 departemen. Intinya adalah pemerintah tidak memaksakan penggunaan software harus proprietary atau open source, namun yang penting legal."

Benar adanya. Cuman jangan lupa..., pembelian proprietary menggunakan devisa, yang sangat berarti bagi kelangsungan berjalannya negara ini. Dulu..., anggaran berapapun bisa diperoleh, namun kini..., ingatlah bahwa masih sangat banyak yang membutuhkan bantuan negara, jadi janganlah lagi menggerus terus-terusan devisa negara untuk sesuatu yang bisa diperoleh secara murah, bahkan gratis.

Heran..., untuk yang satu ini kok jarang banget yang pengen ya...., padahal udah gratis lho....
Jangan-jangan.......

"Ada 140 juta pekerja yang menggunakan komputer, kalau terikat dengan proprietary harus mengeluarkan minimal USD 500 per orang. Kalau dihitung berapa besarnya devisa kita yang lari ke AS? Lebih baik bikin software sendiri kan?"

Angka yang fantastis......, berlebih untuk membangun kembali perekonomian masyarakat Porong.

Kelebihan yang diberikan oleh open source adalah, bahwa semua orang bisa ikut di dalamnya, enggak peduli siapa mereka. Jadi, bisa jadi akan ada OS atau aplikasi yang bernuansa Indonesia. Aplikasi free bikinan anak bangsa, yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

Secara sempit..., bisa kita lihat apa yang kita peroleh di alamat ini: www.whylinuxisbetter.net

Jadi bagaimana pemerintah...?
Sudah sadarkah Anda....?
Atau tetap tidak peduli dengan devisa yang terbuang itu, seperti uang yang Anda bakar setiap hari untuk merokok...???

Wassalam

Blog EntryWhuadyuh......May 27, '08 3:29 AM
for everyone
Assalamualaikum....
Bismillah......

Kelakuan Ubuntu Otto jadi aneh nich....
Keliru tempat nginstall Linux Mint-nya.....
Mestinya di HD 40 Giga..., jadi satu dengan ubuntu ini terinstall di HD yang 80 Giga, di tempat kosong....

Erhhh.......

Gak masalah lah..., wong yang tahu cuman Otto, yang laen enggak tahu dan enggak berasa serta enggak mengganggu....
Sekalian azah..., sembari nunggu Hardy dari majalah info linux, karena Feisty enggak mau up-grade ke Hardy secara online

Wassalam

Blog EntryMasih nginstall OS, bisa surfing di eMPiMay 27, '08 12:25 AM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)

Otto ngetik ini sambil mesam-mesem sendiri.

This is my first experience, surfing while installing operating system. Yess.....
It's never done before..., even I was install Ubuntu. This day, Otto install Linux Mint, still Ubuntu minded. A light distro with XFCE desktop....

Surfing dengan FF, membuka beberapa site, komentar di beberapa eMPi teman-teman. Sebenarnya tidak berharap bahwa apa yang Otto lakukan ini berjalan dengan normal, ternyata...., e...., ternyata...., bisa dan normal.

Gak menyangka, meski berjalan dari CD, koneksi internet mulus, instalasi tengah berjalan dengan lancar pula. Cukup itu azah dulu, belon berani lebih berat lagi, karena kemampuan komputer Otto khan terbatas.

Beberapa kali Otto menulis tentang gimana nyamannya menggunakan Linux, betapa amannya menggunakan Linux, dan sekarang, betapa senangnya menggunakan Linux.

Bisakah operating systemmu melakukan hal ini...?

Wassalam

LinkLinux Online - ApplicationsMay 5, '08 8:31 PM
for everyone
Link: http://www.linux.org/apps/

Place to download or link many aplication for linux


Blog EntryBetul-betul dimanja......Apr 29, '08 2:00 AM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)

Saat memasuki sebuah rumah makan, atau hotel atau penyedia jasa yang lain, sedikit banyak kita sebagai calon pengguna jasa berharap sedikit lebih tinggi dari yang mungkin bisa mereka sajikan.

Sebuah rumah makan, sajian yang utama adalah makanan. Kita bisa memilih berbagai macam-macam menu yang tersaji, sesuai dengan pilihan kita, tanpa ada tekanan dari pihak rumah makan untuk harus memilih satu menu, karena menurut pihak rumah makan, yang sok tahu selera kita, adalah yang terbaik disajikan untuk para pelanggan terbaik.

Yang terbaik adalah yang sesuai dengan selera pelanggan,  meski sangat beraneka selera mereka. Yang terbaik adalah biarkan pelanggan memilih menu mereka, tanpa paksaan, tanpa tekanan.

Bukan hanya bebas memilih menu sesuai keinginan pelanggan, bahkan pelanggan bisa menciptakan sendiri menu yang sesuai dengan selera mereka. Yang tahu selera pelanggan adalah pelanggan itu sendiri. Selain mencipta menu sendiri, para pelanggan juga bisa melakukan modifikasi dari menu yang telah ada. Sungguh, para pelanggan benar-benar bisa memodifikasi menu yang telah tersaji, yangtelah dipersiapkan oleh chief terbaik rumah makan tersebut. Demi kepuasan pelanggan, seorang chief rela untuk berbagi ilmu memasaknya kepada pelanggan untuk menciptakan atau memodifikasi menu yang telah ada.

Sungguh..., pelanggan akan merasa sangat puas dan merasa betul-betul dimanja oleh rumah makan model demikian. Dan hal seperti ini bukan sebuah khayalan semata. Untuk produk jasa, hal ini adalah hal yang bisa dilakukan, dan sepertinya harus dilakukan. Bukankan sangat banyak yang menawarkan konsep pemasaran jasa yang demikian.

Dan yang akan membuat pelanggan melompat kegirangan adalah, apa yang mereka dapatkan adalah free, alias gratis, alias tidak usah mbayar....
Luar biasa khan.....

Asyikkan....

Situasi yang begitu bisa kita dapatkan pada GNU/Linux. Apapun yang kita butuhkan.., kita bisa mendapatkannya, bila tidak..., kita bisa membuatnya...

Asyikkan.....

Menyenangkan.., sungguh menyenangkan.....
Memiliki sebuah mini disk 200 mega berisi sebuah operating system yang bahkan tidak berisi penuh dan bisa berjalan sepenuhnya untuk sebuah PC, dengan tampilan GUI (Graphical User Interface) yang menawan.

Asyikkan..........

Hal yang tidak akan kita peroleh pada sebuah system yang tertutup.
Dalam 1 keping kecil itu, Otto udah bisa internetan, bisa melakukan editing text, bisa melakukan copy-paste dari HD (hardisk) ke removable media (flash-disk). Tidak melakukan instalasi sama sekali. Hanya botting dari disk tersebut...

Sungguh mengasyikkan....., aseli mengasyikkan.....

Tidak akan pernah berhenti untuk terus mencicipi berbagai menu nich....
Atau berusaha membuat menu modifikasi dari menu yang ada....

Siiiplach........

Wassalam.....

Blog EntryBakar...Bakar.....Bakar...!!!!!!Apr 20, '08 5:50 AM
for everyone
Assalamu'alaikum....
Bismillah...

!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)

Ini bukan teriakan sekelompok orang yang berseberangan dengan kelompok lain...
Ini juga bukan sekelompok orang yang teriak-teriak di depan konsulat sebuah negara....
Minyak tanah mahal..., hendak bakar-bakar pake apa...??? Elpiji...?? Mbawanya azah berat..., boro-boro mau bakar-bakar....

Selama 2 hari kemarin..., karena ada sedikit waktu longgar..., bakar-bakar disc, distro-distro enteng untuk Celeron 733-nya Otto. Lumayan, dapet Fluxbuntu, OpenGEU, LinuxMint, ZenWalk.
Dapetnya dari bonus majalah info linux edisi ekonomis 04/2008. Lumayan, 25 rebu dapet banyak distro.

Andalan untuk bakar-bakar.., jelas, mitan dan korek...., eh..., k3b ding...., bawaan Feisty.

Sayangnya yang gOS gak bisa langsung diinstall, padahal live DVD.., jadi gak bisa menikmati gOS dech. Sayang...

Hendak donlot..., yang bener azah..., speedy tetep dudul, gak bisa mencapai 384 kbps sama sekali..., mesti mentogh di 180 kbps...., bisa 12 jam lebih tuch donlotnya....

Cuman agak terobati dengan kehadiran si OpenGEU, masih turunan Ubuntu khan, jadi gak khawatir dengan berbagai distro yang telah Otto install sebelumnya.

Karena waktu yang terbatas, Otto masih install 1 distro itu, lumayan lah peningkatan kecepatannya, mesq masih agak kagok mengoperasikannya. Kejutan tidak berhenti di situ. Ternyata openoffice tidak disertakan....

Whalah.....

Wassalam....


LinkKAMBING, RepoApr 20, '08 1:55 AM
for everyone
Link: http://kambing.ui.edu/

Sebagai pengingat azah dimana Otto bisa donlot kebutuhan GNU/Linux Otto secara lokalan, di Indonesia, katanya menggunakan IIX, katanya cepet.

FTPnya ini, Otto sertakan....
ftp://kambing.ui.edu/ <-- dari UI

Sekalian numpang liwat yang dari UGM
http://repo.ugm.ac.id/



Yang hendak donlot.., terbuka kesempatan tuch....


Blog EntryBaris perintah pada GNU/Linux... [teknologi]Apr 16, '08 7:31 PM
for everyone
Assalamu'alaikum...
Bismillah....

Setelah bermain dengan GNU/Linux paling tidak setahun ini, beberapa kali Otto harus keluar-masuk "terminal" untuk bisa mengakses shell untuk memberikan perintah menggunakan command line.

Teman-teman di toko sering komentar "halach..., kok ribet banget...", atau.... "Lha..., kok jadi seperti DOS..." atau hanya bertanya saja "Ngapain menggunakan DOS..."

Yup..., untuk beberapa hal, menggunakan shell dapat lebih mempercepat pekerjaan, karena sumber daya komputer yang Otto gunakan juga sebenarnya berada pada batas kebutuhan minimum penggunaan Ubuntu yang nyaman. Karena itu..., Otto sering memilih untuk "dikomentari" tinimbang bengong di depan monitor menunggu apa yang diharapkan muncul.

Menggunakan baris-perintah adalah hal biasa, saat pertama mengenal DOS, pada kisaran tahun 1991-1994. Biasa banget, bukankah begitu....

Sekarang, kehadiran Ubuntu dengan tampilan layar yang menawan, yang membantu banyak dari kita migrasi dari Windows ke GNU/Linux karena tampilan yang tak berbeda dengan Windows.

Namun tetep..., menggunakan shell adalah sebuah kenikmatan sendiri. Lha..., untuk membantu Otto menggunakan baris-perintah itu..., pagi-pagi setelah subuh googling.
Dan Otto nemu alamat ini: http://www.linuxguide.it/commands_list.php?Choose_Language:English.

Site tersebut sangat membantu sekali. Karena sangat lengkap dan terus di update. Apabila ada command yang belum terlist-kan di situ, kita pun bisa merequest commandnya dengan mengisikan form box di bagian paling bawah site.

Silakan mencuba...

Makasih...
Wassalam....

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.