Assalamu'alaikum...
Bismillah....
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
Entah malaikat mana yang menggoda Otto untuk melakukan instalasi lebih dari 1 web browser, padahal juga gak butuh-butuh amat.
Editing situs yang jelas-jelas CMS tidak terlalu ribet bila bekerja dengan script, malah boleh dikatakan tidak sulit sama sekali. Lalu ngapain menggunakan 3 web browser, malah sempat 4...?
Mungkin karena rasa penasaran, tidak lebih-tidak kurang. Dan itu bermula pada jaman deface yang bulan Januari-Februari kemarin. Meski pilihan utama tetep pada sang Musang Api, gak ada salahnya mencuba yang laen, Opera dan Safari. Yang terakhir ini Otto eliminiasi, karena masih terlalu banyk hal yang gak nyaman dalam penggunaan.
IE, yang ampun-ampunan bawaan Windows, Musang Api, yang pertama Otto install di Windows serta bawaan Ubuntu, dan Opera, instalasi berikutnya, baik itu di Windows maupun Ubuntu.
Karena Otto udah sangat terbiasa menggunakan Musang Api..., apapun kata orang mengenai kebiasaan mereka menggunakan yang mana, gak masalah.
Ini tadi..., membuka Goeboeg menggunakan Opera, hasilnya bikin kaget..., lebar banget....

Padahal di Musang Api enggak apa-apa......

Lalu Otto reduce cuman 80%, tulisannya agak sulit terbaca, tapi cukuplah....
Sebenarnya Opera lebih cepat dalam melakukan panggilan dibandingkan dengan Musang Api..., apalagi IE, hanya, karena pengaturan default itu yang sering-sering bikin Otto bingung, ini sedang memanggil atau gagal memanggil lalu diem.
Kasus pada Musang api adalah, bila terjadi gagak panggil karena kesalahan script atau script yang terlarang, maka akan ada pop-up yang memberitahu. Lha Opera ini tidak hare...., khan jadi bingung.
Seperti kemarin upload file .jar ke hosting, di Opera dieeeeemmmmmm azah....
Beberapa kali gitu.....
Penasaran, upload pake Musang Api..., ternyata file .jar emang tidak diperbolehkan untuk diupload, menurut pop-up-nya...
Whoalach.....
Ada lagi yang pertama bikin Otto tidak mencabut Opera, ada fasilitas speed dial. Ini yang tidak ada pada web browse yang laen. Kalo di Musang Api..., mungkin terselip di antara sekian add-ons, mungkin..., Otto belon sempat nengok...

Hem..., sepertinya itu azah..., cerita penghantar bobok dari Otto. open your mind, jangan terpaku pada satu hal..., karena dunia ini luas. Meski secara IPOLEKSUBUDHANKAM negara kita masih terjajah, janganlah kita pengguna komputer pada umumnya dan pengguna internet pada khususnya, juga terjajah. Kita merdeka memilih prosesor, kita merdeka memilih motherboard, kita merdeka memilih VGA-card, kita merdeka memilih operating sistem, kita merdeka memilih web browser, kita belon merdeka memilih ISP....
Wassalam.....