Assalamu'alaikum...
Bismillah....
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
!@#$%^&* +_)(*&^ !@#!+_(%&^ _)*($#@)
Telkom, operatornya Speedy telah membuka
kran broadband hingga 1024 kbps untuk donlot dan 128 kbps untuk upload. Hurup "b" nya kecil lho ya. Secara perasaan, kecepatan yang dirasakan kok tidak ada perubahan ya..., tetep lambat.
Yaiyalah..., menggunakan perasaan. Speedy khan enggak punya perasaan. Jadi pengukurannya enggak menggunakan perasaan dong. Menggunakan alat ukur tentunya.
Pengukuran kecepatan bisa menggunakan penyedia test kecepatan, seperti
speedtest.net ini.
Kita bisa melakukan pemilihan server mana yang biasa kita gunakan sebagai acuan.
Hari ini, Senin, 26 Mei 2008, Otto mencuba melakukan perhitungan lagi..., karena merasa demikian lambatnya membuka eMPi ini dan beberapa situs luar negeri.
Ini Otto sajikan beberapa hasil pengukuran:
Kondisi pengukuran ini adalah saat ada aktivitas internet, entah itu download atau upload, baik dari server dalam negeri maupun server luar negeri, hingga lebar pita telah berkurang.
Jadi tampak bahwa bila kita donlot ke server luar kecepatan reratanya kisaran 200 kbps. Dan itu sama azah sebelum kran speedy dibuka ke angka 1024 kbps.
Bila ingin mendapatkan kecepatan seperti yang diberikan Telkom..., ya gunakanlah server dalam negeri.
Adakah server data-hosting yang gratis dengan lebar pita dan ruang penyimpanan seperti
Rapidshare yang gratis...?
Adakah penyedia blogging yang seperti eMPi ini..., dengan fasilitas senyaman eMPi...?
Bila ada..., maka devisa negara untuk membayar sewa lebar-pita bisa dihemat.
Wassalam